Pelabuhan Internasional dan Produk Barang Tertentu

Inilah saia , seorang Wartawan yang dituntut mencari berita Setiap Hari 🙂

Disclaimer : Artikel saya ini cukup panjang, mohon maaf  jika redaksinya agak kacau 😛 (Reading Time 6-8 Minutes)

Realisasi Pelabuhan Produk Barang Tertentu Kota Tarakan sebagai upaya peningkatan perekonomian dengan Tawau Sabah Malaysia

Adanya peraturan Peraturan Menteri Perdagangan nomor 60 tahun 2010 yang hanya menunjuk 7 pelabuhan besar di Indonesia sebagai pelabuhan ekspor-impor, yakni Tanjung Priok Jakarta, Tanjung Perak Surabaya, Belawan Medan, Tanjung Mas Semarang, Soekarno Hatta Makassar , Dumai dan Jayapura. Membuat kota Tarakan tidak lagi mendapat menjalin kerjasama dagang bilateral dengan tawau Malaysia. Padahal aktivitas perdagangan antara Tarakan Indonesia dan Tawau Malaysia sudah dilakukan sejak dahulu sebelum peraturan tersebut dikeluarkan.

Aktivitas perdagangan yang dilakukan masyarakat Tarakan ke tawau Malaysia diantaranya menjual produk perikanan hingga hasil bumi, sementara warga Indonesia banyak mengangkut kebutuhan barang makanan dan minuman kemasan yang sudah sering dikonsumsi masyarakat sejak dulu diantaranya minuman ringan , susu dan makanan siap saji. Permendag nomor 60 sangat menghambat aktivitas bertukar produksi antara Tarakan dengan Tawau, Padahal Tawau sangat terbuka dalam soal perdagangan namun Tarakan justru tidak dengan adanya aturan tersebut.

Hal ini membuat para pedagang bahan makanan dan minuman dari tawau Malaysia menjerit , karena terbatasnya akses untuk melakukan impor makanan dan minuman dan sesuai aturan yang berlaku, Bea dan Cukai akan menindak pedagang makanan minuman dari Malaysia masuk ke tarakan dalam jumlah besar.

Dalam kasus ini bukannya masyarakat tidak cinta dengan produk dalam negeri dan selalu mengunakan produk dari Malaysia, hal ini disebabkan rentang jarak pendistribusian barang yang jauh lebih dekat antara tawau Malaysia dan Tarakan daripada menunggu barang kebutuhan dari pulau jawa. Selain itu kondisi dan mutu barang dari Malaysia jauh lebih berkualitas dibandingkan dengan Indonesia sehingga masyarakat lebih mengunakan produk makanan dan minuman dari Malaysia.

Sebagai pengatur dan Pembina masyarakat, pemerintah Kota Tarakan bersama pemerintah provinsi Kalimantan Timur sudah berusaha maksimal agar Tarakan menjadi pertimbangan untuk menjadi pelabuhan impor ke delapan agar produk barang makanan dan minuman dari Malaysia dapat masuk dengan leluasa. Pemerintah sudah membentuk tim proses percepatan yang dikoordinasikan oleh badan perencanaan dan pembangunan daerah agar tarakan menjadi pelabuhan impor dan sudah bergerak sejak tahun 2011 lalu dengan topangan anggaran yang besar yakni 400 juta rupiah. Selain bappeda tim tersebut melibatkan DPRD, kamar dagang dan industi atau Kadin hingga akademisi yang berkompeten dan sudah melakukan kajian tentang pelabuhan impor antara Indonesia dan malaysia. Namun usaha yang dilakukan masih dalam proses dan belum adanya titik terang yang didapatkan.

Tidak banyak yang diminta oleh masyarakat Tarakan atas pembukaan pelabuhan impor tersebut dengan Negara tetangga Malaysia khususnya kota Tawau Sabah Malaysia yang sebagian besar juga dihuni oleh masyarakat Indonesia yang bekerja disana. sepanjang barang yang diimpor itu tidak menggunakan kontainer, sebenarnya tidak menjadi masalah. Karena umumnya pengusaha yang mendatangkan barang hanya menggunakan kapal yang berkapasitas 30 ton dan hal tersebut relatif tidak merugikan Negara. Bahkan menurun data yang diperolah dari Kadin Tarakan, volume ekspor Tarakan ke tawau Malaysia jauh lebih besar dari impor yang masuk. Usaha perikanan Tarakan, seperti udang dan ikan misalnya, nilainya mencapai USD 3 juta per tahun. Itu belum termasuk negara tujuan lainnya seperti Jepang, Korea dan Cina.

Kebijakan khusus perlu diambil, dan pemerintah pusat hendaknya mengapresiasi usaha yang dilakukan pemerintah kota Tarakan dalam mewujudkan pelabuhan ekspor impor minimal menjadi pelabuhan produk barang tertentu. Karena kepentingan tersebut bukan hanya untuk pemerintah namun bagi masyarakat Tarakan yang sudah bergantung sejak dulu dalam melakukan usaha pengembangan perekonomian antar Negara dan berefek pada peningkatan kesejahterahan masyarakat. (Herry Fitrian)

 

Catatan : penulis membuat artikel berdasarkan wawancara dan diskusi dengan narasumber tentang topik perwujudan pelabuhan produk barang tertentu selama tahun 2011 hingga pertengahan 2012

Advertisements

2 thoughts on “Pelabuhan Internasional dan Produk Barang Tertentu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s